AD/ART KKG GUSLAH 3 MOJOAGUNG

PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN

KKG GUGUS III TEJO KEC. MOJOAGUNG

  1. A. RASIONAL

Perubahan paradigma pendidikan di era globalisasi ini mengharuskan adanya perubahan pola pikir (mindset) dan pola tindak (actionset) bagi guru terutama dalam mengimplementasikan dan mengembangkan kurikulum (KTSP) yang berlaku sekarang.

Perubahan pola pikir dan pola tindak bagi guru dalam mengelola kelas dan melaksanakan proses pembelajaran, guru dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan khususnya layanan proses pembelajaran sesuai dengan standar proses (Permendiknas nomor 41 tahun 2007)

Pergeseran paradigma proses pendidikan, yaitu dari paradigma pengajaran ke paradigma pembelajaran. Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Proses pembelajaran perlu direncanakan, dilaksanakan, dinilai, dan diawasi agar terlaksana secara efektif dan efisien.

Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. (Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 pasal 19 ayat 1)

Fungsi, tujuan, dan kewajiban pemerintah untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu bagi bangsa Indonesia telah dilakukan oleh pemerintah dari waktu ke waktu. Rendahnya mutu pendidikan nasional, telah berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap  rendahnya mutu dan daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia  pada bursa tenaga kerja global.

Sehubungan dengan itu, Departemen Pendidikan Nasional menetapkan tiga pilar kebijakan (Propenas 2005-2009) , yakni:

  1. Perluasan dan pemerataan  akses pendidikan;
  2. Peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing; dan
  3. Governance, akuntabilitas, dan pencitraan publik

Pada tataran operasional, peningkatan mutu pendidikan  nasional diarahkan untuk memberikan penjaminan mutu pendidikan kepada masyarakat. Karenanya, pendidikan pada satuan pendidikan ”harus” dilaksanakan sesuai dengan standar nasional pendidikan dan sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang secara dinamis dengan memberdayakan pendidik dan tenaga kependidikan yang terwadahi dalam berbagai forum secara optimal.

Sesuai dengan semangat otonomi daerah, otonomi sekolah dan tuntutan profesionalisme maka perlu direview tugas dan fungsi wadah profesionalisme guru yang telah ada selama ini dengan mempertimbangkan hasil belajar siswa sebagai alat (1) quality control; (2) quality assurance; (3) motivator ; dan (4) public accountability.

Keberadaan KKG sebagai wadah atau forum profesional guru di sekolah maupun di tingkat kabupaten/kota memegang peranan penting dan strategis untuk meningkatkan kompetensi guru sehingga guru lebih profesional. Melalui revitalisasi dan pemberdayaan KKG diharapkan permasalahan pembelajaran yang dihadapi guru di kelas dapat terpecahkan sehingga proses pembelajaran lebih efektif, bermutu, dan dapat meningkatkan mutu pendidikan nasional.

  1. B. PERMASALAHAN

Revitalisasi dan pemberdayaan KKG,  diharapkan dapat mendukung secara optimum peningkatan kemampuan profesional guru dalam pembelajaran di sekolah. Upaya revitalisasi dan pemberdayaan tersebut dilakukan karena intensitas  dan kebermaknaan kegiatan forum-forum dimaksud masih kurang optimal

Masalah utama yang dihadapi, antara lain adalah:

  1. Manajemen KKG, kurang berfungsi secara optimal.
  2. Program-program KKG, kurang menggigit dan kurang signifikan.
  3. Dana pendukung operasional KKG, kurang proporsional.
  4. Rendahnya perhatian dan kontribusi pemerintah kabupaten/kota melalui dinas pendidikan terkait terhadap  KKG.
  5. Rendahnya dukungan asosiasi profesi terhadapKKG.
  6. Kurang diberdayakan eksistensi dan signifikansi KKG, dalam peningkatan mutu pembelajaran yang berdampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan nasional

Dalam konteks itu, guru perlu didorong secara terus menerus untuk senantiasa meningkatkan profesionalismenya. Oleh karena itu, revitalisasi dan pemberdayaan  KKG dipandang sangat strategis  untuk meningkatkan mutu guru.

  1. C. PROGRAM PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KKG

Bagaimana upaya kita dalam melakukan revitalisasi dan pemberdayaan KKG dengan memperhatikan asumsi dasar sebagai berikut :

  1. KKG merupakan wadah yang efektif untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi guru di kelas.
  2. Di KKG guru dengan gaya mengajar yang berbeda dan menghadapi siswa yang juga berbeda dapat berdiskusi, berbagi pengalaman (sharing)dan mencari solusi permasalahan yang dihadapinya di kelas.
  3. Program KKG harus dirancang dinamis sesuai dengan kebutuhan guru mata pelajaran dan juga disesuaikan dengan paradigma baru di bidang pendidikan

Revitalisasi dan pemberdayaan KKG dapat dilakukan dalam dua tahap, yaitu : (1) Perencanaan; dan (2) Pengembangan

  1. Tahap perencanaan, lebih difokuskan untuk merevitalisasi KKG meliputi langkah-langkah berikut ini :
    1. Tetapkan terlebih dahulu :
  • Nama Organisasi dan Tempat kedudukan
  • Dasar, Tujuan, dan Bentuk Kegiatan
  • Kerangka Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
  • Keanggotaan dan Kepengurusan
  • Hak dan Kewajiban Anggota
  • Hak dan Kewajiban Pengurus
  • Rencana / Sumber Pendanaan
  1. Mengumpulkan guru mata pelajaran dengan bantuan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, untuk :
  • Memilih pengurus melalui musyawarah dan menentukan letak sekretariat
  • Merumuskan dan mengesahkan AD dan ART
  • Merancang kegiatan dan program kerja KKG
  • Mencari informasi dari berbagai sumber dan mengembangkannya di KKG
  • Mendata/ mencari dukungan dana dengan mengajukan proposal
  • Merencanakan program monitoring dan evaluasi kerja dan pelaporan kegiatan
  1. Tahap Pengembangan ;

Tahap pengembangan ini lebih difokuskan untuk memberdayakan KKG yang meliputi langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Buat Rancangan Kegiatan :

1)    Melakukan reformulasi pembelajaran melalui model-model pembelajaran yang variatif seperti:

  • Mempersiapkan Program Pengajaran dan mendiskusikan strategi alternatif pembelajaran yang efektif sesuai dengan standar proses
  • Merancang pengembangan silabus sesuai dengan standar isi dan standar kelulusan
  • Merancang pengembangan penilaian sesuai dengan standar penilaian
  • Merancang Lembaran Kegiatan Ilmiah/Praktek Siswa untuk tiap kompetensi dasar
  • Mendiskusikan penggunaan media pembelajaran yang tepat

2)    Mendiskusikan kesulitan kesulitan yang dihadapi dalam KBM di kelas :

  • Menampung permasalahan
  • Mendiskusikan solusinya

3)    Menampung  karya Penelitian Tindakan Kelas (Action Classroom Research) guru, dan menyediakan jadwal presentasi

4)    Sosialisasi pembaharuan yang didapat oleh guru yang mengikuti penataran tingkat nasional maupun tingkat provinsi.

5)    Memperluas wawasan guru dengan mendatangkan pakar/nara sumber, guru model dan studi banding

  1. Melaksanakan program pemberdayaan KKG dalam berbagai bentuk kegiatan, antara lain :

1)    Seminar

2)    Workshop

3)    Lokakarya

4)    Diskusi panel serta pembinaan rutin
Agar tujuan KKG dapat dicapai, berbagai langkah perlu ditempuh dalam menentukan bentuk dan pola kegiatan. Hal ini sesuai dengan prinsip-prinsip manajemen hendaknya dilaksanakan dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :

  1. Penentuan kebutuhan pendidikan dan latihan atau suatu penilaian kebutuhan (need assessment) secara komprehensif.
  2. Penetapan tujuan yang bersifat umum dan khusus (spesifik)
  3. Pemilihan metode.
  4. Pemilihan media.
  5. Implementasi program.
  6. Evaluasi program.
  1. D. KESIMPULAN ;

Guru memiliki peranan yang strategis dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Hal itu dapat dipahami karena guru adalah profesi pendidikan yang langsung berhubungan dengan peserta didik.

Guru merupakan suatu profesi yang artinya suatu jabatan atau pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus. Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, sedangkan melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada peserta didik.

Perkembangan baru terhadap pandangan belajar mengajar membawa konsekuensi kepada guru untuk meningkatkan peranan dan kompetensinya dalam proses belajar mengajar untuk meningkatkan hasil belajar siswa

Salah satu upaya yang dapat ditempuh untuk meningkatkan kompetensi guru adalah melalui forum KKG, yang mana dalam kegiatan ini guru dalam satu rumpun bidang studi/mata pelajaran/program diklat dan dalam satuan wilayah tertentu, melakukan kegiatan bersama untuk meningkatkan kemampuan yang berhubungan dengan profesinya.

Agar tujuan KKG dapat dicapai dengan optimal maka beberapa hal harus menjadi pertimbangan, yaitu: (1). Penentuan kebutuhan pendidikan dan latihan yang komprehensif; (2) Penetapan tujuan yang bersifat umum dan spesifik; (3) Pemilihan metode; (4) Pemilihan media; (5) Implementasi program; dan (6) Evaluasi program.

Melalui KKG diharapkan kemampuan guru dapat meningkat yang pada akhirnya akan berpengaruh positif terhadap kinerja guru dalam menjalankan tugas dan  fungsinya.

RUJUKAN PUSTAKA

Direktorat Pendidikan Menengah Umum, 2002, Konsepsi Revitalisasi MGMP dalam Konteks School Reform dengan Pendekatan MBS/MPMBS, Jakarta

__________, 2004, Pedoman Musyawarah Guru Mata Pelajaran, Jakarta

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional

Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah-an antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota

Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah

LAMPIRAN 1 :

  1. 1. Struktur Organisasi KKG

Guru Pemandu Kelas dan Mapel

————————————————————————————–

Anggota

RINCIAN PEMBAGIAN TUGAS :

Ketua              : 1. Menentukan pokok-pokok kebijakan penyelenggaraan organisasi

KKG

2. Memimpin, mengkoordinasikan dan mengendalikan organisasi KKG

3. Bertanggungjawab atas keberhasilan pelaksanaan pengorganisasian

KKG

Wakil ketua     : 1. Membantu tugas-tugas ketua KKG

2. Melaksanakan tugas ketua, jika ketua berhalangan

3. Bertanggungjawab atas pelaksanaan tugasnya pada ketua KKG

Sekretaris        : 1. Mengatur dan menyelenggarakan kegiatan rutin bulanan, memberikn

pelayanan administrasi yang diperlukan untuk mendukung pengelo

laan organisasi KKG

2. Mengagendakan setiap kegiatan dan membuat laporan kegiatan

setiap  akhir semester.

Bendahara       : 1. Melaksanakan pengelolaan dukungan keuangan dalam

Penyelenggaraan organisasi KKG                                                               2. Mengkoordinir keuangan dari pengadaan buku LKS bila program ini ada

.

Bidang Bina Program:

  1. Merencanakan program kerja KKG,
  2. Monitoring dan evaluasi serta pendataan
  3. Tindak lanjut program masa depan

Bidang Pengembangan Substansial :

  1. Mengkoordinir kegiatan penyusunan silabus kurikulum dan sistem pengujian serta penyusunan alternatif strategi pembelajaran efektif.
  2. Mengkoordinir kegiatan sosialisasi hasil workshop, diklat, TOT, semi

nar, lokakarya dan sejenisnya.

  1. Merencanakan kegiatan – kegiatan yang berhubungan dengan pengem-

bangan karier guru dan peningkatan wawasan keilmuan peserta didik seperti mengadakan seminar, lomba-lomba mapel/PKS, olimpiade dan sejenisnya.

Bidang Publikasi / Pelaporan :

  1. Merencanakan dan melaksanakan hubungan antar organisasi terkait

yang relevan dengan kegiatan yang telah diprogramkan KKG.

  1. Melaksanakan publikasi program dan hasil kegiatan serta pendistribu-

siannya ke setiap anggota

  1. Menyiapkan dan menyusun pelaporan hasil kegiatan.

Pemandu Kelas: 1.   Membimbing anggota KKG dalam Rombel sesuai dengan tugasnya

2.   Memandu kegiatan dalam pertemuan rutin.

Pemandu Mapel:1.   Membimbing anggota KKG dalam mapel khusus seperti penjaskes dan PAI.

2.   Memandu kegiatan guru mapel dalam pertemuan rutin

Anggota KKG : 1. Mendukung dan melaksanakan semua kegiatan yang telah diprogram

KKG

2. Memanfaatkan hasil kegiatan KKG dan menggunakannya untuk

menunjang kegiatan pembelajaran di selolah masing-masing.

3. Berperan aktif dalam setiap kegiatan baik yang bersifat rutin maupun

insidental.

Lampiran 2 : Hubungan Kolaborasi dan Alur Kerja KKG

Pusat
Provinsi
Kab/Kota

KETERANGAN :

PMPTK          : Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan

AKKG             : Asosiasi Kelompok Kerja Guru

P4TK              : Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga                                       Kependidikan

PT                   : Perguruan Tinggi

DUDI              : Dunia Usaha dan Dunia Industri

BSNP             : Badan Standar Nasional Pendidikan

BNSP             : Badan Nasional Standar Profesi

LPMP             : Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan

BLK                : Balai Latihan Kerja

Wandik          : Dewan Pendidikan

Lampiran 3 : Susunan Kepengurusan KKG

STRUKTUR PENGURUS

KELOMPOK KERJA GURU (KKG) GUSLAH III TEJO

KEC. MOJOAGUNG KAB. JOMBANG

PERIODE 2007 –  2011

Pembina Administratif : Kepala UPTD Pend. Cam Mojoagung

Pembina Edukatif          : 1. Pengawas TK / SD

2. Ketua Guslah Tejo

Ketua                               :   AKHMAD MUNDIR, SPd

Sekretaris                        :  1. TRI DAMIASIH, SPd

2. INDAH YATININGSIH,S.Pd

Bendahara                      :  1. SUHARTINIK, SPd

Bidang-bidang :

  1. Bina Program                            :  1. Subhan,A.Ma.Pd

2. Samsul Bakri,A.Ma.Pd

  1. Pengembangan Substansial :  1. Pujiono,S.Pd

2. Ratna Wati,A.Ma.Pd

  1. Publikasi/Pelaporan                 : 1. Surawan,S.Pd

2. Achiyar Adi P.

Pemandu Guru Kelas    :

1. Kelas 1     :  Rumlah,A.Ma.Pd

2. Kelas 2     :  Chudratul Jannah,S.Pd

3. Kelas 3     :  Khomsiatun,A.Ma.Pd

4. Kelas 4     :  Siti Fadilah,S.Pd

5. Kelas 5     :  Handayani,S.Pd

6. Kelas 6     :  Dwi Enggaringsih, S.Pd

Pemandu Guru Mapel  :

  1. Matematika                    : Subhan,A.Ma.Pd
  2. Bahasa Indonesia        : Akhmad Mundir,S.Pd
  3. IPA                                  : Dadi Pribadi,S.Pd
  4. Pend. Agamt Islam      : Chudlori, S.Pi dan Churrotin,S.Pd
  5. Penjaskes                      : Rubadi,S.Pd dan Kasih Yati Yasih,S.Pd
  6. Bahasa Inggris             : Asroni dan Agus Dwi Kurniawan, S.Pd

Pemandu Inti : Akhmad Mundir,S.Pd

Anggota : Delapan (8) lembaga SDN :

  1. SDN Tejo 1(SD Inti)                                   5. SDN Gambiran 2
  2. SDN Tejo 2                                       6. SDN Mancilan 2
  3. SDN Tejo 3                                       7. SDN Mancilan 3
  4. SDN Gambiran 1                             8. SDN Janti

Lampiran 4.  Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KKG

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

KELOMPOK KERJA GURU (KKG) GUSLAH III TEJO

KEC. MOJOAGUNG KAB. JOMBANG

PEMBUKAAN

Bahwa dalam rangka mewujudkan sekolah efektif di masa mendatang melalui otonomi pendidikan yang berazaskan desentralisasi pendidikan dalam konteks MBS/MPMBS, organisasi profesi guru SD mempunyai peranan dan tugas (multi fungsi) yang sangat penting dalam melakukan perubahan di semua komponen sekolah, khususnya manajemen kelas dalam orientasi pembelajaran efektif.

Bahwa dalam rangka pelaksanaan kurikulum yang berbasis kompetensi dan sistem pengujian berbasis kompetensi dimana orientasi pembelajaran berubah dari paradigma teaching menjadi learning, KKG mempunyai peran dan fungsi yang berorintasi pada classroom reform dan laboratorium and outsourcing reform secara kolaboratif, bukan sekedar pertemuan semata tanpa makna.

Bahwa mengacu pada hal tersebut diatas, maka disusunlah Anggaran Dasar  dan Anggaran Rumah Tangga sebagai berikut :

BAB I

NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN

Pasal 1

Nama dan Pengertian

Organisasi profesi guru ini bernama KKG (Kelompok Kerja Guru) Gugus III Kec. Mojoagung Kab. Jombang, merupakan suatu forum/wadah kegiatan profesional guru-guru kelas di SD dari guru kelas 1 sampai guru kelas 6 serta Guru Mapel Penjaskes dan Guru PAI

Pasal 2

Tempat Kedudukan

KKG Gugus III berkedudukan di  PKG  Guslah Tejo Kec. Mojoagung Kab. Jombang .

BAB II

DASAR, TUJUAN DAN KEGIATAN

Pasal 3

Dasar

1. Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang salah satu pasal dan ayatnya berbunyi : setiap tenaga kependidikan berkewajiban untuk meningkatkan kemampuan profesional sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi serta pembangunan suatu bangsa.

2. Keputusan MENPAN Nomor 26/MENPAN/1989 tanggal 2 Mei 1989 tentang angka kredit Jabatan fungsional guru dalam lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

3. Peraturan Pemerintah No. 38 tahun 1992 tentang Tenaga Kependidikan, bab XIII , pasal 61   ayat 1 ,tenaga kependidikan dapat membentuk ikatan profesi  sebagai wadah untuk meningkatkan  dan / atau mengembangkan karier, kemampuan, kewenangan profesional, martabat dan kesejahteraan tenaga kependidikan demi tercapainya tujuan pendidikan secara optimal.

Pasal 4

Tujuan

Tujuan KKG III TEJO adalah memberi wadah bagi guru-guru SDN se Guslah III Tejo untuk melakukan   kegiatan dari, untuk dan oleh kita antara lain :

  1. Memotivasi guru untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dalam merencanakan, melaksanakan dan membuat evaluasi program kegiatan pembelajaran  dalam rangka meningkatkan keyakinan diri sebagai guru profesional.
  2. Membantu guru untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber ( hasil lokakarya, seminar, workshop, kegiatan kurikulum, dan lain-lain)
  3. Membantu guru memecahkan/mendiskusikan permasalahan yang diperoleh guru dilapangan pada saat melaksanakan tugas sehari-hari.
  4. Menyetarakan kemampuan dan kemahiran guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran ICT, sehingga dapat menunjang usaha peningkatan pemerataan mutu pendidikan.
  5. Memotivasi guru agar mampu menjabarkan/ merumuskan agenda reformasi sekolah (School reform), khususnya focus classroom reform, sehingga terproses reorientasi pembelajaran yang efektif dan efisien
  6. Mengembangkan kultur kelas yang kondusif sebagai tempat proses pembelajaran yang menyenangkan, mengasyikkan dan mencerdaskan siswa.
  7. Membangun kerjasama dengan masyarakat sebagai mitra guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

Pasal 5

Kegiatan

Kegiatan KKG III TEJO Kec MOJOAGUNG antara lain :

  1. Menyusun program kerja jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek serta mengatur jadwal dan tempat kegiatan secara rutin.
  2. Melaksanakan kegitan sesuai dengan program yang telah disusun yang mengacu pada tujuan KKG III Tejo
  3. Melaporkan hasil kegiatan secara rutin setiap semester Ketua Guslah III Tejo dan UPTD Pend.Cam.
  4. Mengadakan konsultasi dan koordinasi dengan KKKS, Pejabat Dinas Pendidikan terkait, Pemerintah Daerah maupun para pakar yang relevan dibidangnya.
  5. Mengadakan hubungan kerja sama dengan organisasi – organisasi lain yang relevan  dalam hal berperan serta membantu kegiatan-kegiatan yang mendorong peserta didik untuk lebih meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan tehnologi misalnya dengan mengikuti lomba-lomba olimpiade MIPA dan sejenisnya.

BAB III

ORGANISASI

Pasal 6

Keanggotaan

KKG III TEJO merupakan organisasi non struktural , bersifat mandiri, berasaskan kekeluargaan tidak mempunyai hubungan hierarkis dengan lembaga lain, yang keanggotaannya terdiri dari guru kelas 1 sampai guru kelas 6 serta GMP penjaskes dan pend.agama yang terdapat di guslah III TEJO (8 lembaga SDN) kec.Mojoagung.

Pasal 7

Kepengurusan

1.  Pengurus KKG III TEJO tingkat Gugus terdiri dari :

  1. Ketua
  2. Sekretaris
  3. Bendahara
  4. Bidang-bidang : 1. Bidang Bina Program

2. Bidang Pengembangan Substansial

3. Bidang Pelaporan/Publikasi

Susunan dan jumlah pengurus KKG III TEJO disesuaikan dengan kebutuhan dan dipilih atas dasar musyawarah serta diperkuat dengan surat keputusan oleh pejabat yang berwenang.

2. Pengurus dipilih dari dan oleh anggota.

Pasal 8

Berakhirnya Keanggotaan dan Kepengurusan

1.   Keanggotaan KKG III TEJO Kec. Mojoagung berakhir apabila:

  1. Meninggal dunia
  2. Mutasi ke daerah lain diluar Kec.Mojoagung
  3. Mengundurkan diri secara aktif disertai bukti pengunduran diri atas permintaan sendiri.

2.   Masa bakti kepengurusan selama 4 (empat) tahun, dan dapat dipilih kembali untuk periode ke dua .

3.   Masa bakti pengurus KKG III TEJO Kec. Mojoagung maksimum 2 periode.

Pasal 9

Kewajiban dan Hak Anggota dan Pengurus

1.   Setiap Anggota dan Pengurus KKG III TEJO wajib :

a.   Mengikuti semua kegiatan yang diselenggarakan oleh pengurus sesuai dengan program yang telah ditetapkan.

b.   Mengikuti pertemuan rutin tiap bulan yang bertempat di PKG  Guslah Tejo(sebagai SD Inti Gugus)

  1. c.    Memberikan masukan kepada anggota yang lain setiap kali memperoleh pembekalan di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional, untuk pemerataan informasi  terkini pada anggota yang lain.
  2. Menggunakan hasil kegiatan kerja KKG III TEJO yang berupa Lembar Kerja Siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dimaksud (sesuai program) di kelas.

2.   Setiap Anggota dan Pengurus berhak untuk :

  1. Memberi saran dan masukan untuk perkembangan dan kemajuan organisasi KKG III TEJO Kec Mojoagung Kab Jombang, Memperoleh manfaat dan kesempatan yang sama pada kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan KKKS, UPTD Pend Cam, Dinas Pendidikan Kab. maupun Pemerintah Daerah Kab.Jombang, pada kegiatan yang bersifat pengembangan wawasan keilmuan, wawasan kependidikan maupun pembinaan dibidang kependidikan.
  2. Mendapatkan imbalan jasa sesuai dengan tugasnya.
  3. Dipilih dan memilih menjadi pengurus.

BAB 1V

KEUANGAN

Pasal 10

Sumber dana dan Penggunaan Dana

1.   Sumber Dana kegiatan KKG III TEJO Kec Mojoagung Kab. Jombang diperoleh melalui :

  1. Pemerintah daerah melalui APBD maupun dana sumbangan lain yang sah
  2. KKKS melalui program kegiatan KKKS
  3. Komite Sekolah yang diprogramkan melalui RAPBS
  4. Sumber – sumber lain yang tidak mengikat.

2.   Penggunaan dana KKG III TEJO antara lain untuk :

  1. Kegiatan rutin setiap bulan untuk pengadaan ATK dan lain-lain.
  2. Kegiatan – kegiatan yang bersifat insidental yang berkaitan dengan program kerja KKG.
  3. Kegiatan lain yang bertujuan untuk peningkatan kegiatan KKG III TEJO dan  kesejahteraan anggota dan pengurus KKG.

BAB V

MEKANISME KERJA DAN RAPAT-RAPAT

Pasal 11.

Mekanisme Kerja

  1. Mekanisme kerja KKG III TEJO Kecamatan Mojoagung dengan Kepala UPTD Pendidikan Kec bersifat fungsional / pembinaan.
  2. Hubungan KKG III  dengan Pengawas bidang pendidikan bersifat fungsional/ pembinaan.
  3. Hubungan KKG III dengan KKKS Guslah III bersifat konsultatif / koordinatif.
  4. Hubungan Koordinator KKG III dengan Koordinator KKG  guslah lain bersifat konsultatif / koordinatif.

Pasal 12

Rapat-rapat

1.   Pertemuan rutin anggota KKG III TEJOKec Mojoagung diadakan tiap bulan pada hari  Sabtu minggu pertama.

2.   Pertemuan pengurus KKG III TEJO diadakan setiap tri wulan dengan agenda evaluasi pelaksanaan program.

3.   Rapat pleno anggota tiap 4 tahun sekali dengan agenda pembentukan/pemilihan pengurus baru untuk periode berikutnya.

BAB VI

LAIN-LAIN

Pasal 13

Kemasyarakatan / Kekeluargaan

1.   Pertemuan keluarga  KKG III diadakan setahun sekali pada bulan syawal  tempat yang ditentukan.

2.   Setiap anggota wajib menerima pertemuan  KKG III.

3.   Kunjungan kekeluargaan lain dalam rangka mempererat tali persaudaraan anggota KKG antara lain : kematian, sakit, menikah, melahirkan bagi anggota KKG, dan kepadanya diberikan tali asih sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

4.   Pemberian tali asih kepada yang purna tugas / pensiun atau alih tugas ke luar daerah Kab.Jombang

BAB VII

PENUTUP

Pasal 14

1.   Perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, ditentukan bersama pada rapat anggota.

2.   Hal-hal yang belum diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, akan diatur kemudian.

Pasal 15

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini mulai berlaku sejak tanggal pengesahan.

Ditetapkan di  : Mojoagung

Pada tanggal   :     Juli 2007

Akhmad Mundir,SPd.

NIP. 132 249 386


Lampiran 5: CONTOH PROGRAM PEMBERDAYAAN KKG

NO PROGRAM TUJUAN INDIKATOR KEBERHASILAN PENANGG.JWB RENCANA BIAYA
1 2 3 4 5 6
1 Peningkatan Wawasan Kependidikan Memperluas wawasan kependidikan peserta
  • Peserta lebih memahami filosofi pendidikan
  • Peserta mamahami kebijakan pen-didikan terkini
  • Peserta mampu mengimplemen-tasikan kurikulum yang berlaku
Kepala UPTD Pendidikan Cam Mojoagung Block grant / DBL
2 Peningkatan Kompetensi Akademik Menguatkan penguasaan materi substansi/ akademik mata pelajaran
  • Peserta menguasai struktur dan standar isi materi pembelajaran
  • Peserta mampu menyajikan materi bahan ajar secara konseptual dan kontekstual
LPMP Surabaya Block grant / DBL
3 Peningkatan Kompetensi Pedagogik Meningkatkan kemampuan peserta dalam memfasilitasi pembelajaran secara efektif dan menyenangkan
  • Peserta menguasai model-model pembelajaran yang efektif dan menyenangkan
  • Peserta mampu merancang model-model pembelajaran yang efektif dan menyenangkan
Dinas Pendidikan Jombang Block grant / DBL
4 Identifikasi Masalah Pem-belajaran di Kelas Mengidentifikasi masalah-masalah pembelajaran yang dihadapi guru sehari-hari di kelas
  • Masalah pembelajaran teridentifikasi dan terinventarisasi
  • Ada solusi pemecahan masalah
  • Peserta proaktif mengidentifikasi masalahnya sendiri
Pemandu Guru Kelas Block grant / DBL
5 Penguatan Manajemen Organisasi Mengoptimalkan peran dan fungsi KKG sebagai wadah pembinaan profesional guru
  • Program jelas, terarah, berkesi-nambungan dan realistik
  • Persepsi anggota positif terhadap keberadaan KKG dan merasa memiliki
Ketua KKG Block grant / DBL
6 ……………..
About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s